Dana Asuransi bagi TKI belum Maksimal Print
User Rating: / 0
PoorBest 
Thursday, 08 September 2011 00:00

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengaku dana asuransi bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) masih dikelola pihak swasta.

"Untuk sementara waktu, swasta memang terbaik dalam pengelolaannya," ujarnya, Kamis (8/9).

Akan tetapi, menurut Muhaimin, pihak pemerintah juga perlu turut berpatisipasi. Namun, masih terbatas karena UU No 39.

Oleh karena itu, menurutnya, perlu revisi UU No 39, guna mengatur kombinasi swasta dengan pemerintah dalam dana asuransi bagi TKI.

Adapun dari Rp180 miliar dana asuransi, baru sekitar Rp10 miliar anggaran asuransi yang dicairkan.

Sementara itu, Komisi IX DPR juga mempertanyakan konsorsium asuransi bagi TKI. Sebab, konsorsium sekarang ini dinilai belum beroperasi secara maksimal.

Muhaimin menuturkan rencananya akan membentuk satu konsorsium yang membawahi sepuluh perusahaan. Kebijakan ini bertujuan akan mengawasi perusahaan-perusahaan yang menangani masalah asuransi.

Sementara itu, draf keputusan Komisi IX DPR RI memutuskan akan membentuk panja konsorsium asuransi TKI.

"Tujuan pembentukan Panja Asuransi untuk memantau jalannya asuransi TKI dan tender perusahaan asuransi yang dipegang konsorsium. Panja Transmigrasi untuk mengawasi dana transfer daerah transmigrasi," ujar Ribka Tjiptaning, Ketua Komisi IX DPR, usai rapat dengan Menakertrans di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. (*/OL-10)


Penulis : Wibowo
Jumat, 09 September 2011 04:09 WIB  
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/09/09/257773/4/2/Dana-Asuransi-bagi-TKI-belum-Maksimal