Asuransi dan Resiko Print
Tentang Asuransi


R.t. CARTER
Risiko adalah harapan atau kemungkinan terjadinya kerugian (risk is change or probality of loss )

Jadi intinya, risiko adalah suatu ketidakpastian akan terjadinya suatu peristiwa yang dapat menimbulkan kerugian ekonomis.

Tidak semua risiko dapat diasuransikan.

Resiko-risiko yang dapat diasuransikan adalah :

  • risiko yang dapat diukur dengan uang,
  • risiko homogen (risiko yang sama dan cukup banyak dijamin oleh asuransi), risiko murni (risiko ini tidak mendatangkan keuntungan),
  • risiko partikular (risiko dari sumber individu),
  • risiko yang terjadi secara tiba-tiba (accidental),
  • insurable interest (tertanggung memiliki kepentingan atas obyek pertanggungan) dan
  • risiko yang tidak bertentangan dengan hukum.

Sebagaimana diketahui bahwa semua risiko mengandung ketidak-pastian. Sebagian dari risiko tersebut dapat dialihkan kepada asuransi, sehingga dikatakan bahwa salah satu era pengalihan risiko adalah dengan era berasuransi. Namun tentu tidak semua risiko dapat diasuransikan.

Ketidak-pastian yang terdapat dalam setiap risiko mencakup dua hal, yaitu ketidak-pastian mengenai :

  • Terjadi atau tidak terjadinya peristiwa yang menimbulkan kerugian.
  • Besar kesilnya kemungkinan kerugian jika terjadi peristiwa yang menimbulkan kerugian tersebut.

Bentuk-bentuk risiko :

  • Resiko murni adalah risiko yang akibatnya rugi atau break even, contohnya pencurian, kecelakaan atau kebakaran.
  • Resiko spekulatif adalah risiko yang akibatnya rugi, untung atau break even, contohnya judi.
  • Resiko partikular adalah risiko berasal dari individu dan berdampak lokal, contohnya pesawat jatuh, tabrakan mobil dan kapal kandas.
  • Resiko fundamental adalah risiko bukan berasal dari individu namun dampaknya luas, contohnya angin topan, gempa bumi dan banjir.